(Puskersin TNI). Bertindak sebagai penjuru terdepan diplomasi militer, Kapuskersin TNI Brigjen TNI Perry Sandhi Sitompul mendampingi Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto saat menerima kunjungan kehormatan Panglima Angkatan Bersenjata Kerajaan Thailand (Chief of Defence Forces of Royal Thai Armed Forces – CDF RTARF), General Ukris Boontanondha. Penerimaan tersebut diawali dengan upacara jajar kehormatan militer yang berlangsung khidmat di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (8/7/2026).

Melalui pertemuan bilateral yang berlangsung hangat tersebut, kedua pihak fokus membahas penguatan sinergi pertahanan, evaluasi mekanisme High Level Committee (HLC), serta implementasi 39 agenda kerja sama strategis periode 2025–2026. Agenda komprehensif ini mencakup berbagai lini krusial, mulai dari dialog strategis, pendidikan, intelijen, operasi, hingga dukungan logistik.

Menindaklanjuti rencana strategis itu, Puskersin TNI langsung menyelaraskan persiapan teknis untuk sejumlah agenda jangka pendek. Di antaranya adalah pertemuan kerja sama intelijen dan logistik, pelaksanaan latihan bersama di Baturaja, serta rencana kunjungan Kepala Staf Angkatan Udara Thailand. Tidak hanya itu, kedua negara juga sepakat memperluas kerja sama di bidang mutakhir seperti Cyber Defence, pengembangan Autonomous System dan Unmanned Aerial System (drone), peningkatan interoperabilitas, modernisasi kapabilitas personel, serta pertukaran teknologi.
Selaras dengan pengembangan teknologi tersebut, sektor pendidikan dan latihan turut digenjot. Kedua negara mendorong peningkatan pertukaran perwira di lembaga strategis seperti National Defence College Thailand. Di samping itu, intensitas latihan pasukan khusus, latihan lintas udara, patroli bersama, serta latihan gabungan antarmatra juga akan diperkuat guna mendongkrak profesionalisme prajurit.
Di luar matra darat dan udara, sektor keamanan maritim tidak luput dari fokus utama pertemuan ini. Kedua panglima menegaskan pentingnya memperkuat koordinasi, patroli bersama, dan pertukaran informasi di kawasan strategis, termasuk Selat Malaka, guna menjamin keamanan jalur pelayaran internasional.
Rangkaian pertemuan kemudian diakhiri dengan facility tour CDF RTARF ke Komando Operasi Khusus (Koopsus) TNI untuk meninjau langsung kesiapan satuan elite tersebut. Keberhasilan penyelenggaraan seluruh rangkaian kegiatan ini menegaskan komitmen nyata serta peran aktif Kapuskersin TNI beserta jajaran Puskersin TNI dalam menjalankan roda diplomasi militer, guna mendukung implementasi politik luar negeri Indonesia yang bebas dan aktif demi mewujudkan kawasan ASEAN yang aman, damai, dan stabil.
#pusatkerjasamainternasionaltni
#diplomasiuntuknegeri
#mitramkarayamas